Usai sekolah
Bel
pulang sekolah masih 15 menit lagi. Suhu bumi mendekati puncaknya. Butiran
keringat terasa mulai melelehi sekujur tubuhku. Link yang duduk di sampingku
sibuk mengipasi wajahnya dengan kipas andalannya yang bergambar Whenny the Phooh. Gerak-gerik semua
siswa mulai tak tenang. Mata si Turpi’i sudah lawbet. Bisikan uapan Nico pelan-pelan dilepaskannya agar tak
terdengar guru. Mahkota Puput yang selalu rapi mengkilat kini terlihat seperti
baru bangun tidur. Belum teman-teman yang lain, entah bagaimana kabar mereka.
“Hari ini materi integral sudah kelar. Jadi
minggu depan kita lanjutkan ke materi logika matematika”